Nokia 1110

Sepuluh Tahun Mengabdi, Nokia 1110 Itu Hampir Sekarat

Tahun 2008, ponsel pertama yang kupegang dengan sematan “ponsel milik sendiri” setelah satu tahun sebelumnya pegang ponsel ibu sebagai media untuk menghubungi bapak kalau aku sudah pulang sekolah, sekarat, atau boleh dibilang “hampir”. Lanjutkan membaca “Sepuluh Tahun Mengabdi, Nokia 1110 Itu Hampir Sekarat”

Iklan
Surat

Bukan Hanya Kamu, Bapak Ekspedisi Juga Perlu Dimengerti

Rumah saya tepat di tusuk sate yang kebetulan berbentuk warung kelontong. Jalan alternatif yang sekaligus jalan kabupaten depan rumah itu cukup ramai. Manusia-manusia bermotor dan bermobil ingin menuju ke Jl. Solo tanpa takut macet sambil mampir membeli permen, rokok, atau di kala lapar, mampir beli bakso dan mi ayam. Dua barang terakhir bukan saya yang jual, tetapi tetangga sebelah. Kampung tempat saya tinggal juga diramaikan anak indekos dan kontrakan. Putra dan putri. Dari mahasiswa sampai para pekerja. Lanjutkan membaca “Bukan Hanya Kamu, Bapak Ekspedisi Juga Perlu Dimengerti”